3 Cara Mempromosikan Produk di Sosmed yang Sering Disepelekan Penjual Online

Posted on

Kayqi.com – Cara mempromosikan produk di sosmed menjadi bagian paling penting yang dilakukan tim kami. Ini karena promosi tidak boleh dilakukan asal-asalan. Promosi yang berkualitas, akan membuat closing lebih baik.

Berikut 3 cara dan tahapan mempromosikan produk di sosmed :

Tahap 1 Awarness : Mempromosikan Produk di Sosmed dengan Menyadarkan

Tau nggak arti “awarness” dalam bahasa Indonesia? Awarness itu artinya kesadaran.

Nah, kalau dalam kegiatan mempromosikan produk di sosmed, awarness dapat diartikan sebagai “menyadarkan”.

Menyadarkan apa, siapa?

Intinya, menyadarkan calon pembeli di sosmed, bahwa mereka itu sebenarnya butuh banget dengan produk yang kita tawarkan.

Sebelum lebih jauh bahas awarness ini, teman-teman harus paham dulu nih :

Apa jenis konten promosi yang dipakai teman-teman di sosmed?

Apakah berupa :

  • Tulisan,
  • Gambar,
  • Foto,
  • Video,

Atau, apa?

Menurut kami, konten apapun bebas kok. Sesuai selera dan kreativitas teman-teman saja si…

Tapi yang jelas, kalau tujuannya membangun awarness, si konten ini harus berupaya menyadarkan bahwa mereka itu butuh produk kita.

Contoh pengaplikasiannya bagaimana si? Malah jadi bingung, nih…

Karena awarness bertujuan menyadarkan, maka buat agar mereka (teman-teman sosmed) mengatakan :

“Iya juga ya, ternyata saya memang mengalami masalah ini. Kayaknya saya juga butuh produknya.”

Nah begitu, jelas kan, ya? Sekarang, kita contohkan bagaimana tim kami membangun awarness di sosmed.

Karena produk yang kami jual adalah gamis syari branded, maka sebelumnya kami mencatat hal-hal yang menjadi masalah atau isu.

Walah, bagaimana tuh? Jadi gini, orang yang pakai gamis syari, biasanya punya masalah seperti ini :

  • Gamis syari sering bikin gerah, karena banyak yang bahannya terlalu tebal
  • Beberapa brand gamis syari modelnya kurang kece, terlalu klasik
  • Masih malas pakai gamis syari karena merasa nggak pede

Itu cuma 3 contoh permasalahan. Selanjutnya, kami mengembangkannya menjadi konten awarness.

Misalnya, nih :

“Ternyata banyak lho yang sering merasa kurang nyaman kalau pakai gamis syari karena bikin gerah. Coba bayangkan kalau ada gamis syari yang bahannya adem. Tapi jangan yang nerawang juga kali, ya? Kalau ada pasti kita akan merasa lebih nyaman lagi..”

Itu sekadar 1 contoh, ya? Yang terpenting, teman-teman paham apa itu konsep awarness.

Prinsip Cara Mempromosikan Produk di Sosmed Tahap 1 :

“Buat konten promosi di sosmed teman-teman, yang isinya membuat orang sadar bahwa mereka sangat membutuhkan produk kita. Posting bermacam-macam fakta kreatif yang akhirnya si calon pembeli merasa bahwa produk itu layak dimiliki dengan alasan sangat butuh.”

Cara Mempromosikan Produk di Sosmed

Tahap 2 Consideration : Mempromosikan Produk di Sosmed dengan Mempertimbangkan

Wah, apa lagi nih? Kembali lagi ke makna kata, ya? Consideration itu artinya “pertimbangan.”

Dalam konteks cara mempromosikan produk di sosmed, consideration dapat dimaknai sebagai upaya agar calon pembeli mempertimbangkan untuk :

  • Suka dengan produk kita
  • Cocok dengan produk kita
  • Percaya dengan produk kita

Nah, apa artinya semua ini? Kembali lagi kepada konten promosi yang teman-teman buat, ya?

Jika prinsip consideration ini dipakai, maka buat konten agar calon pembeli suka, cocok dan kemudian percaya dengan produk kita.

Terus, cara mengaplikasikan dalam konten atau postingan bagaimana, nih?

Agar mudah, kami contohkan lagi bagaimana tim kami menggunakan prinsip consideration ini dalam produk gamis syari Aulia Fashion.

Kami beri contoh dari “suka.” Untuk membuat orang suka, foto produk akan menjadi bagian penting, apalagi kita kan menjual baju muslimah.

Jadi, foto produknya harus bagus, malah kalau bisa bangus banget. Nggak heran, banyak mitra kami yang akhirnya menyewa fotografer profesional.

Untuk apa coba? Ya supaya orang suka dengan tampilan visualnya dulu. Kalau visualnya jelek, bagaimana bisa suka. Masuk akal kan?

Selain foto produk yang bagus dan membuat orang-orang suka, biasanya diperkuat dengan caption, atau semacam kalimat pendukung.

Kalimat apa misalnya?

Ya macam-macam. Tapi kalau teman-teman sedikit bingung, bisa kok gunakan tema yang berhubungan dengan “awarness” seperti pembahasan sebelumnya.

Atau kalau kekurangan ide, bisa juga sisipkan kata-kata yang berhubungan dengan :

  • Pengalaman menyenangkan menggunakan produk.
  • Fitur yang paling disukai dalam produk.
  • Manfaat yang diperoleh setelah menggunakan produk.
  • Kisah pelanggan yang puas dengan produk.
  • Alasan mengapa harus membeli produk.

…dan masih banyak lagi.

Jadi, please, jangan bingung untuk mengambil sudut pandang caption. Banyak kok, tinggal bagaimana teman-teman mau berkreasi.

Prinsip Cara Mempromosikan Produk di Sosmed Tahap 2 :

“Buat konten promosi di sosmed teman-teman, yang isinya membuat orang semakin suka, cocok dan percaya dengan produk kita. Perkuat dengan caption yang menarik sehingga rasa suka itu semakin menjadi-jadi. Hilangkan alasan mengapa mereka tidak percaya atau ragu.”

Cara Mempromosikan Produk di Sosmed

Tahap 3 Action : Mempromosikan Produk di Sosmed dengan Memancing Pembelian

Nah, kalau “action,” pasti teman-teman sudah paham ya kalau artinya “aksi.”

Sekarang, tinggal aksi yang bagaimana, ya, kan?

Pada prinsipnya, “action” atau aksi yang dimaksud di sini, bertujuan membuat calon pembeli bergesar dari tahap awarness, consideration, lalu ke aksi ini.

Aksi berarti membeli, lebih tepatnya memutuskan untuk membeli.

Kok digeser-geser, si? Malah jadi aneh nih! Tidak aneh kok, karena memang begitulah tahap penjualan yang sesungguhnya.

Konsep ini berawal dari suatu kenyataan bahwa untuk memutuskan membeli, seseorang harus sadar bahwa :

  • Dia sadar kalau butuh produk itu
  • Setelah sadar barulah suka produk itu
  • Setelah sadar dan suka, barulah membeli

… begitulah tahapannya.

Jadi, tidak serta-merta langsung beli. Kecuali sebelumnya si pembeli ini sudah tahu dulu dari tempat lain, dan membelinya ke teman-teman.

Sekarang bagaimana? Intinya, yang kami jelaskan di sini adalah konten untuk mempromosikan produk di sosmed milik teman-teman.

Jadi, perkaya konten teman-teman. Perkuat pula dengan ketiga konsep di atas ; awarness, consideration, lalu action.

Semakin kaya dan berbobot kontennya, semain baik pula hasilnya.

Terus, contoh action itu yang bagaimana? Karena action itu berusaha menggiring konsumen untuk segera membeli, maka :

“Buat mereka agar membeli sekarang juga, jangan menunda-nunda.”

Contoh ide action yang kreatif bagaimana? Misalnya :

  • Tawarkan diskon berbatas waktu.
  • Berikan promo untuk calon pembeli beruntung.
  • Tawarkan free ongkir untuk momen tertentu.
  • Berikan free gift untuk yang transfer sebelum jam sekian.

… dan masih banyak lagi

Keempat contoh di atas, adalah sebuah trik agar orang yang sudah melawati proses awarness dan consideration, tidak menunda transaksi.

Prinsip Cara Mempromosikan Produk di Sosmed Tahap 3 :

“Pancing calon pembeli yang sudah butuh dan suka dengan produk teman-teman, agar segera membeli saat itu juga. Tawarkan promo yang memancing keterdesakan dan menghilangkan pikiran untuk menunda transaksi.”

Kesimpulan Tentang Cara Mempromosikan Produk di Sosmed

Cara mempromosikan produk di sosmed yang paling bagus adalah dengan memahami ketiga prinsip di atas. Makanya, konten di sosmed harus ada tujuan yang jelas.

Sebisa mungkin jangan terlalu sering memosting postingan hard selling. Kenapa? Ya karena kesadaran calon konsumen itu levelnya beda-beda.

Cara Mempromosikan Produk di Sosmed

Mitra kami sangat peka dengan strategi penting semacam ini. Kalau teman-teman ingin jadi mitra kami dan menjual gamis yang sedang laris-larisnya, boleh kok..

Yuk, ngobrol dengan customer service kami. Caranya, tekan tombol “Tanya Mitra” di bawah ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *