5 Cara Memulai Bisnis Skincare Agar Ramai Pembeli

5 Cara Memulai Bisnis Skincare Agar Ramai Pembeli

Posted on

Kayqi.com – Ada beberapa cara yang harus Anda ketahui untuk memulai bisnis scikn care. Jika Anda baru memulai bisnis ini, ketahui tekniknya agar proses penawaran menjadi semakin mudah. Berikut adalah cara memulai bisnis skincare agar ramai pembeli :

1. Memulai Bisnis dengan Menemukan Supplier Skincare Terbaik

Sebelum menjual skin care, tentu saja Anda harus menemukan suppliernya terlebih dahulu. Karena tanpa supplier, Anda akan kesulitan menemukan produk yang selalu ready stock.

Selain berfungsi sebagai penyuplai barang, sebisa mungkin, suppplier skincare yang Anda pilih mampu mendukung proses penjualan Anda kepada konsumen.

Kondisi paling ideal ketika Anda mencari supplier untuk memulai bisnis skincare adalah :

  • Supplier harus resmi, untuk memastikan produk yang dikirim bukan palsu.
  • Bersedia memberikan bimbingan bisnis kepada mitra-mitranya di seluruh Indonesia.
  • Menyediakan konten promosi dengan lengkap, seperti gambar, testimoni, copywriting.
  • Alamat supplier harus jelas dan valid, agar Anda merasa nyaman membuka kerja sama.

Jika Anda tidak ingin pusing untuk menemukan reseller bisnis skincare, silahkan simak informasinya melalui link berikut ini :

Baca Juga : Cara Menjadi Reseller B Erl Cosmetic, Join Sekarang Langsung Jualan

2. Cara Memulai Bisnis Skincare dengan Citra Atau Image

Citra sering disebut image. Artinya, si penjual skincare akan dianggap sebagai orang yang mewakili khasiat (atau manfaat) dari produk skincare itu sendiri.

Oleh karena itu, jika Anda menjual skincare, baik secara :

  • Offline (tatap muka)
  • Online (contoh : sosial media)

Maka penampilan wajah Anda, akan harus mampu mewujudkan atas manfaat produk yang Anda tawarkan.

Ini merupakan bagian yang penting. Karena logikanya, bagaimana mungkin Anda menawarkan produk kesehatan kulit wajah, sementara kulit wajah Anda tampak meragukan.

Lalu bagaimana solusinya? Jika secara alami Anda sudah memiliki penampilan wajah yang bersih dan sehat, maka Anda bisa langsung memulai bisnis skincare dari supplier kesayangan Anda.

Jika tidak atau belum, akan lebih baik jika Anda mencoba produk yang akan Anda jual sebagai bagian dari terstimoni yang nyata (real).

Mengapa ini penting? Karena jika Anda sudah membuktikan sendiri, maka tidak ada keraguan ketika akan menawarkan kepada calon pembeli. Artinya, Anda pede.

Rasa percaya diri inilah yang membuat Anda lebih semangat dan tidak ada keraguan untuk menawarkan skincare Anda kepada siapapun.

3. Memulai Bisnis Skincare dengan Membaca Peluang Konsumen

Setiap calon penjual skincare akan memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Baik itu pergaulan, koneksi, maupun  komunitas sosial yang dimiliki.

  • Penjual online, konsumennya adalah teman-teman di medsosnya.
  • Penjual offline, konsumennya adalah orang-orang di sekitarnya.

Agar cara memulai bisnis skincare Anda semakin mudah, cobalah untuk membaca peluang dari orang-orang yang kemungkinan membeli dari Anda.

Caranya, mulailah untuk membuat list (daftar) calon pembeli potensial Anda. Ini berfungsi untuk menentukan skala prioritas, yaitu mencari siapa yang akan Anda hubungi.

Anda harus terus-menerus memiliki target konsumen yang jelas. Dengan begini maka rencana promosi Anda tidak mengambang.

Atau jika menggunakan medsos, pastikan teman yang Anda incar punya ketertarikan tinggi dengan produk kecantikan atau kosmetik.

Triknya, Anda bisa melihat penampilannya dari cara mereka berfoto selfie atau mengeksplor kecantikannya di media sosial.

4. Memulai Bisnis Skincare dengan Menjadi Dropshipper

Jika Anda berencana untuk membuka toko online di marketplace (Shoppe, Tokopedia, Bukalapak, Lazada, dan sebagainya), Anda bisa menjualnya dengan tanpa modal.

Cara memulai bisnis skincare tanpa modal seperti ini, sering disebut sebagai dropshipper.

Untuk suppliernya, bisa mengambil langsung dari :

  • Toko yang juga sama-sama menjual skincare di marketplace.
  • Supplier lain yang tidak membuka toko di marketplace.

Anda bebas untuk memilih keduanya. Tapi satu hal yang terpenting, akan lebih baik jika si supplier bisa diajak berkomunikasi dengan baik dan fast respons.

Menjual di marketplace sangat rentan dengan tuntutan kecepatan membalas chat.

Makanya,  ketika supplier Anda slow respons, maka Anda akan kesulitan untuk merespon pertanyaan calon pembeli.

Akibatnya, rating Anda bisa buruk. Faktor seperti inilah yang membuat bisnis skincare Anda di marketplace menjadi lebih susah menemukan calon pembeli karena ratingnya jelek.

5. Bisnis Skincare Akan Bagus Jika Melakukan Personal Branding

Personal branding artinya menjadikan diri Anda sebagai merk atau brand. Prinsipnya, Anda harus menjadi orang yang bisa dipercaya.

Apalagi penjualan online, calon pembeli punya kecenderungan untuk membeli skincare hanya dari penjual yang bisa dipercaya karena track recordnya bagus.

Makanya tidak heran, jika penjual skincare hanya posting promosi di medsos, follower akan cenderung bosan dan ogah membeli.

Solusinya, Anda harus melakukan personal branding dengan cara menjadikan diri Anda sebagai seorang yang ahli di bidang kesehatan kulit wajah.

Nah, keahlian Anda itu, harus dikomunikasikan melalui media sosial. Baik Instagram maupun Facebook.

Tapi jika melihat konsumen potensial skincare, tampaknya Instagram adalah media paling tepat untuk membangun personal branding skincare.

Anda bisa mengikuti pelatihan online yang secara khusus membahas bagaimana membangun personal branding di Instagram dengan cara klik artikel di bawah ini :

Baca Juga : Strategi Konten Instagram untuk Mendapatkan Uang

Kesimpulan Cara Memulai Bisnis Skincare

Cara memulai bisnis skincare yang menghasilkan banyak keuntungan, adalah dengan mencari supplier yang secara pro aktif mendukung bisnis Anda. Sebisa mungkin, dapat secara aktif membina Anda menjalankan bisnis, terutama untuk Anda yang pemula.

Anda bisa bergabung dengan supplier skincare B Erl dengan cara senth tombol “Join Reseller” yang ada di bawah ini :