3 Cara Menjual Barang Online Agar Laris Ilmu Mahal dari Napoleon Hill-01

3 Cara Menjual Barang Online Agar Laris : Ilmu Mahal dari Napoleon Hill

Posted on

Kayqi.com – Anda ingin tahu caranya menjual barang secara online agar lebih sukses? Tips dari seorang master bernama Napoleon Hill berikut ini bisa menjadi inspirasi yang keren. Bahkan, Anda bisa mempraktikkannya sekarang juga. Silahkan simak.

Cara Menjual Barang Ala Napoleon Hill, Ini Rahasianya

“Salesman merupakan seniman yang mampu melukis kata-kata di hati banyak orang. Salesman juga seorang filsuf yang mampu menafsirkan sebab berdasarkan akibatnya dan akibat berdasarkan sebabnya.”

Nah, dari kutipan tersebut :

  • Apa si hikmah yang bisa kita ambil?
  • Apa manfaatnya untuk menjual barang?
  • Bagaimana dengan strategi penjualan online?

Kita akan membahas satu per satu.

#1 Prinsip Cara Menjual Barang Online Pertama : Jadilah Penjual yang Mampu Melukis Kata-Kata di Hati Banyak Orang

Makna untuk “melukis kata-kata di hati banyak orang,” adalah :

  • Cakap berkomunikasi dan enak diajak mengobrol.
  • Berbicara dalam frekuensi yang relatif sama dengan calon pembeli.
  • Tidak menghadirkan kesan sombong, angkuh atau menyebalkan.
  • Mengutamakan hubungan baik ketimbang misi berjualan.

Pada dasarnya, melukis kata-kata itu bisa dimaknai sebagai “mengesankan.”

Jadi, jika ingin menjual barang agar laris, maka rahasia pertama, adalah jadilah penjual dengan keperibadian mengesankan.

Caranya, buat calon pembeli tidak mudah melupakan Anda.

Entah karena Anda baik, perhatian, atau hal menarik lainnya. Ini adalah modal paling dasar, ya?

Sebelum akhirnya menawarkan barang apapun, apalagi jika Anda penjual online, miliki karakter ini terlebih dahulu.

Mengapa?

Penjual yang mengesankan, lambat hari akan mampu membangun jejaring yang lebih luas dan kuat.

Makanya, dalam setiap hari, buat target untuk menyenangkan siapapun yang Anda temui. Baik di lingkungan sekitar, maupun di sosmed.

Tidak harus terlalu berfokus pada orang yang hanya merupakan target market. Menjadi baik adalah bahasa kehidupan yang universal.

Apa artinya?

“Bisa jadi seseorang bukan target market potensial Anda, namun dengan kesan menyenangkan atas diri Anda, tidak menutup kemungkinan mereka akan merekomendasikan orang di sekitar untuk membeli dari Anda. Fokuslah menjadi pribadi yang mengesankan.”

#2 Prinsip Cara Menjual Barang Online Kedua : Mampu Menafsirkan Sebab Berdasarkan Akibatnya

Anda diibaratkan sebagai seorang filsuf yang mampu menafsirkan sebab berdasarkan akibatnya. Apa si maksudnya?

Untuk mempermudah memahami, apakah sebelumnya Anda pernah mendengar kutipan ini :

“Bakat itu cuma omong kosong. Bakat yang sesungguhnya, adalah ketika Anda tidak pernah mau menyerah.

Nah, penjual pun demikian. Tidak ada orang yang benar-benar punya bakat berjualan online.

Hanya saja, mereka tidak pernah mau menyerah. Kalau gagal, ya dicoba terus, ditelusuri polanya.

Wah, semakin bingung, nih! Apa maksudnya, si?

Jadi, dalam proses menjual, tentu saja Anda akan bertemu dengan beragam kasus, kan?

Ada yang mau membeli, ada pula yang menolak. Ini si biasa, tapi, penjual yang cerdas, akan mencermati setiap kasus-kasus itu.

Anggap saja hari ini Anda closing. Maka, jika ingin menafsirkan sebab berdasarkan akibatnya, Anda akan mempelajari beberapa kemungkinan, seperti :

  • Anda closing karena menjual kepada market yang lebih potensial.
  • Ada orang yang merekomendasikan temannya untuk membeli dari Anda.
  • Di tanggal muda, orang cenderung mudah membeli suatu barang dari Anda.

Dan banyak sebab-sebab lainnya. Itu semua Anda pelajari, pahami, dan dijadikan strategi.

Lalu, bagaimana jika kasusnya adalah gagal closing? Anggap saja, analisa Anda adalah :

  • Closing terjadi ketika seseorang belum paham value produk Anda. Anda harus menjelaskannya terlebih dahulu.
  • Orang yang belum mengenal Anda lebih dekat, punya kecenderungan susah dijuali.  Anda harus mencoba dekat dulu dengan lebih banyak orang.
  • Facebook susah untuk closing tapi mudah untuk menemukan teman baru. Anda harus menggiring teman Facebook untuk saling simpan kontak WA masing-masing.

Dan masih banyak lagi. Itu semua Anda pelajari, pahami, renungkan, lalu dijadikan sebagai sebuah trik menjual barang online agar laris.

“Pahami, pelajari, dan renungkan setiap kasus dalam penjualan. Telisik dengan lebih detail untuk mengetahui apa sebab berdasakan akibatnya.”

#3 Prinsip Cara Menjual Barang Online Ketiga : Mampu Menafsirkan Akibat Berdasarkan Sebabnya

Sebenarnya, prinsip ini tidak berbeda jauh dari sebelumnya. Setelah Anda mengalami sesuatu, Anda akan mencari apa sebabnya.

Jadi, singkatnya, seorang penjual online seperti Anda harus memiliki kecerdasan dalam menganalisa setiap hal atau sebab akibat yang terjadi.

Dari masalah atau kasus yang muncul, Anda akan mencoba beragam cara. Cara menjual barang online agar laris memang wajib menggunakan strategi.

Hari ini, mungkin Anda akan mencoba mengatasi dengan cara A. Jika masih gagal, esok Anda akan mencoba cara B, C dan seterusnya.

Semakin terasah kemampuan Anda dalam menganalisa permasalahan dan menemukan solusinya, semakin baik kemampuan jualan Anda.

Apalagi dalam penjualan online, ada banyak ilmu yang harus dipelajari. Mulai dari :

  • Bagaimana menjalin hubungan baik di sosmed,
  • Teknik menjawab chatingan pembeli yang santun,
  • Membingkai penawaran yang sulit ditolak,
  • Dan banyak lagi..

 “Jika Anda tahu sebab berdasarkan akibatnya, Anda akan lebih mudah untuk menemukan strategi apa yang paling tepat untuk market Anda. Strategi yang terukur akan mempermudah mencapai tujuan Anda, yakni menjual barang online agar laris.”

Kesimpulan

Prinsip penting yang merupakan cara menjual barang online agar laris adalah menjadi pribadi yang mengesankan dan mampu membuat analisa permasalahan, berdasarkan sebab akibatnya. Jika strategi Anda terukur, maka lambat hari kesuksesan akan mengampiri Anda.

Hal ini pula yang dilakukan oleh mitra kami dalam menjual gamis Aulia Fashion. Sudah banyak yang sukses, dan sekarang giliran Anda bergabung.

Untuk bergabung, silahkan tekan tombol “Tanya Mitra” di bawah ini :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *