Cara Menjual Gamis Online

6 Cara Menjual Gamis Online yang Terbukti Menghasilkan Minimal 5 Juta/Bulan

Posted on

Kayqi.com – Cara menjual gamis online akan berbeda strateginya dengan menjual dengan tatap muka (offline). Penasaran? Mari kita mulai membahasnya.

Berikut adalah 6 cara menjual gamis secara online agar laris manis :

 1. Pahami Prinsip Menjual Produk Secara Online

Online yang dimaksud adalah di internet. Bisa di sosial media, marketplace, atau bahkan di website sendiri. Sebelum jauh membahas, pahami ini dulu, ya?

Menjual secara online, misalnya gamis, adalah menawarkan produk kepada orang yang tidak kita kenal dekat.

Karena targetnya adalah orang yang belum dikenal, maka satu-satunya pendekatan yang mungkin dilakukan, adalah membangun kepercayaan.

Coba renungkan ini :

  • Di Facebook, orang baru akan membeli ketika kita pandai membangun kepercayaan melalui interaksi.
  • Di Instagram, orang akan membeli setelah produk kita direkomendasikan oleh akun-akun yang terpercaya.
  • Di marketpalace, rating dan ulasan menjadi alasan bagi seseorang untuk percaya dan akhirnya membeli.

Ya, prinsip pemasaran di online sangat erat dengan kepercayaan. Apapun strategi yang akan Anda jalankan, pada akhirnya, customer wajib percaya dulu kepada Anda.

Kalau tidak, maka akan susah. Mengapa? Kembali lagi, karena mereka tidak kenal dekat dengan kita, bukan?

Poin pertamanya adalah : “Kita harus bisa membangun kepercayaan”

Baca Juga : Jualan Gamis Tidak Ada yang Beli? Gunakan Trik Jitu Ini!

2. Miliki Faktor Pembeda Ketika Orang Lain Menjual Gamis yang Sama

Anggap saja, Anda menjual gamis syari branded Aulia Fashion secara online. Sementara, teman Anda juga menjual merk yang sama.

Suatu ketika, Anda dan teman Anda menjual kepada calon pembeli yang sama. Pertanyaannya, kira-kira dia akan membeli kepada siapa? Nah, ini.

Karena produknya sama, Anda harus mampu menciptakan alasan agar calon pembeli memilih Anda. Intinya, Anda harus “berbeda” dengan teman Anda.

Dalam bahasa marketing populer, menjadi berbeda sering disebut dengan istilah “faktor pembeda”.  Sesuatu yang membedakan Anda dengan penjual yang lain, sekalipun produknya sama.

Faktor pembeda ini bisa bermacam-macam, misalnya :

  • Bagaimana Anda lebih familiar dan friendly saat melakukan chat atau komunikasi via online.
  • Anda mampu memberikan jaminan purna jual terhadap produk yang dibeli konsumen.
  • Cerdas membingkai penawaran, misalnya memberikan diskon atau free ongkir.
  • Memberikan bonus-bonus lain yang dirasa bermanfaat bagi pembeli.
  • Dan sebagainya…

Tapi ingat, hati-hati dengan diskon, ya? Bersaing memberikan harga termurah, akan berpotensi menimbulkan perang harga.

Ini bukan persaingan yang sehat, karena nantinya keuntungan Anda semakin kecil. Kalau begini, bisnis jualan gamis Anda susah berkembang.

Memberikan diskon tentu boleh, namun sewajarnya saja. Daripada bersaing harga, akan lebih baik bersaing dalam hal pelayanan prima dan nilai lebih lainnya.

Poin kedua adalah : Cari faktor pembeda yang membuat Anda berbeda dibanding orang lain yang menjual produk gamis yang sama.

Baca Juga : Tips Memulai Bisnis Gamis Syari Agar Cepat Laku

3. Tidak Terlalu Sering Posting Hard Selling Ketika Mempromosikan Gamis

Pola ini tidak berlaku untuk penjualan gamis secara online di marketplace (Shopee, Tokopedia, Bukalapak, dan sejenisnya).

Trik ini akan efektif dikembangkan untuk sosial media, seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, TikTok, atau bahkan Youtube.

Tapi tenang, jika Anda memiliki toko di marketplace, tentu tidak ada salahnya Anda menggunakan akun medsos Anda untuk mengarahkan konsumen gamis Anda ke sana.

Prinsipnya, media sosial yang kami sebut di atas, berbasis komunitas sosial, sehingga Anda perlu melakukan interaksi sosial.

Pernah dengar kalimat ini : “Pada dasarnya orang senang membeli, tapi malas dijuali”.

Prinsip itu berlaku di media sosial. Ketika kita terlalu sering membuat postingan jualan, maka teman-teman kita akan cenderung bosan.

Apalagi, jika Anda tidak dekat dengan mereka.

Nah, untuk itu, cobalah agar postingan kita dibuat agar komposisi sosialnya lebih banyak ketimbang yang bersifat menawarkan secara keras (hard selling).

Jika Anda terampil membuat postingan yang memancing ikatan sosial, maka secara perlahan, Anda sedang mempersiapkan orang lain untuk membeli gamis.

Memang seperti inilah karakter media sosial, jadi Anda harus sabar dan konsisten.

Poin ketiga adalah : “Buat postingan yang memancing interaksi agar hubungan sosial terjalin”

Baca Juga : Cari Supplier Gamis Syari Tangan Pertama? Ini Dia!

4. Menjamin Kemudahan Transaksi Pembelian Gamis

Tidak mudah membuat orang untuk transfer. Sekalipun, ia sudah begitu tertarik dengan produk gamis yang Anda tawarkan.

Oleh karena itu, Anda harus bisa menjamin bahwa setiap transaksi penjualan gamis yang dilakukan, memberikan rasa aman bagi customer, terhindar dari kekhawatiran penipuan.

Solusinya sebenarnya mudah. Ketika customer mulai merasa ragu, arahkan untuk menggunakan rekening bersama (rekber) yang ada di marketplace.

Berarti, saya harus buka toko di marketplace dong? Betul. Dengan cara itu, customer akan merasa aman, tidak khawatir dibohongi.

Lalu bagaimana jika Anda tidak memiliki akun marketplace dan belum siap untuk itu?

Asalkan otoritas Anda di medsos cukup baik, biasanya orang akan lebih mudah percaya untuk melakukan transfer.

Otoritas itu yang seperti apa?

  • Akun medsos Anda meyakinkan, namanya, foto profilnya, termasuk usia akunnya.
  • Ada interaksi setiap kali Anda membuat postingan (like, comment, share).
  • Anda memosting foto atau video suasana di toko offline Anda.
  • Meyakinkan dengan testimoni, bukti transfer, dan data dukung sejenisnya.

Kalau syarat seperti itu sudah terpenuhi, maka biasanya, orang tidak ragu untuk transfer.

Poin keempat adalah : “Buat orang percaya ketika akan melakukan transfer”

5. Melakukan Tindak Lanjut Agar Konsumen Gamis Selalu Terkesan

Bukankah Anda ingin agar gamis Anda terjual secara berulang-ulang? Jika begitu, jangan tinggalkan seorang pelanggan pun.

Lalu, bagaimana idenya agar pelanggan melakukan repat order?

  • Lanjutkan hubungan baik untuk memastikan bahwa pelanggan merasa senang telah membeli produk dari Anda.
  • Tanyakan adakah masalah dengan gamis yang dibelinya? Jika ada, bantu mereka memecahkannya.
  • Jika mereka senang dengan gamis yang telah dibeli, minta tolong kepada mereka untuk merekomendasikan pada orang-orang di sekitarnya.
  • Berikan informasi promo secara berkala kepada mereka.

Mulai sekarang, cobalah untuk tidak cuek dengan pembeli, walaupun mereka baru sekali membeli. Sepakat, ya?

Langkah-langkah seperti itulah, yang disebut dengan melakukan tindak lanjut atas hubungan yang sudah dilakukan ketika konsumen melakukan pembelian pertama, dan seterusnya.

Poin kelima : “Lakukan tindak lanjut dengan menjalin hubungan baik dengan pelanggan gamis Anda dalam jangka panjang”

6. Temukan Supplier Gamis Terpercaya untuk Dijual Online

Adakah diantara Anda yang selama ini :

  • Sudah menjual gamis
  • Baru berencana menjual gamis
  • Sedang mencari peluang bisnis dengan jualan gamis

Jika iya, tidak ada salahnya bergabung menjadi mitra kami. Anda bisa menjual gamis syari branded Aulia Fashion yang keuntungannya sangat menjanjikan.

Aulia fashion merupakan supplier gamis syari tangan pertama yang saat ini sedang booming. Asal pandai membaca peluang, menjual gamis Aulia tidaklah terlalu sulit.

Terlebih, kami juga memberikan bimbingan bisnis, dukungan komunitas dan berbagai nilai lebih lainnya.

Jika Anda tertarik mendapatkan omzet minimal 5 juta per bulan, silahkan baca artikel berikut ini :

Baca Juga : Daftar Jadi Mitra Aulia Fashion, Gamis Branded Terlaris

Kesimpulan Cara Menjual Gamis Online

Menjual gamis secara online, sudah pasti memerlukan strategi. Ini karena kita berhadapan dengan orang-orang yang tidak kita kenal baik. Strategi terbaik untuk menjual gamis online, adalah membangun kepercayaan dan hubungan baik. Semoga bermanfaat.

Tekan tombol “Tanya Mitra” untuk mendapatkan informasi kemitraan kepada kami. O, ya, ada diskon hingga 31 Desember 2020, lho!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *